Langsung ke konten utama

Saa-Yang.

kamu jelas biasa-biasa saja, bahkan bisa ku bilang - bukan typeku sama sekali. rambutmu lebih sering berantakan ketimbang tersisir rapi. kamu lebih memilih celana jeansmu yang robek-robek ketimbang celana kain. dengan santai kamu peragakan joget-joget dikeramaian yang bagiku itu memalukan. ah, sungguh tidak ada sisi dirimu yang membuatku ingin mengungkapkan kata-kata istimewa.

aku nyaman, cinta - sudah itu saja.

baru denganmu aku belajar mengolah banyak rasa. baru denganmu nuansa percintaanku berbeda. 

kita memang saling jatuh hati, tak berpelak lagi.

sesekali kamu merengek manja, minta diperhatikan. pun bukan cuma sekali kamu mengeluh agar aku lebih ringan menunjukkan kata sayang. lebih sering ku tanggapi protesmu dengan lelucon ringan, aku harap kamu tau bukan itu yang ku maksudkan, bukan disisi itu permainan yang sedang kubangun bersamamu. sebelumnya aku meminta maaf atas kekecewaan yang ku timbulkan. alih-alih panggilan sayang, hehe kamu akan lebih sering melihatku mengomel tak karuan. 

aku lebih ingin membangun hubungan yang melibatkan kerjasama antara dua orang dewasa, berkompromi apapun masalahnya. sama-sama membuat kita berkembang dalam bidang yang kita geluti sekian lama. itu membutuhkan tindakan nyata, sayang - bukan sekedar membungkus kata dengan manis-manis gula. 

tak perlu meragukan kuatnya rasaku.



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Aku Menyayangkan, Sayangnya...

sayangnya, aku bukan tipikal wanita yang berjuang lebih keras dari umumnya hanya untuk laki-laki sepertimu. sayangnya, aku lebih memilih tidak lagi peduli daripada harus memaafkanmu berulang untuk kesalahan yang selalu sama.  sayangnya, aku lebih membutuhkan laki-laki yang penuh pengertian lebih ketimbang laki-laki yang penuh tuntutan. sayangnya, aku lebih menghargai laki-laki yang mau diajak susah ketimbang laki-laki yang maunya enak saja. sayangnya, aku bukan wanita yang membiarkan laki-lakiku mengencani wanita lain. sayangnya, aku wanita yang tidak bisa tinggal diam ketika aku dikecewakan, bahkan aku bisa membalasnya jauh lebih menyakitkan. sayangnya, aku wanita yang lebih memilih untuk mengakhiri daripada menjalani hanya dengan kesakitan. sayangnya, aku wanita yang susah memberi kalau kepercayaan sudah disia-siakan. sayangnya, aku lebih mendengarkan kata hatiku untuk meninggalkan, daripada kata-kata tanpa usahamu agar aku tetap tinggal. sayangnya, aku adalah aku, aku bukan aku yang...