Langsung ke konten utama

Semesta dan Hati Yang Tak Pernah Ku Duga

Memang dasar, semesta sungguh aneh !
Kamu bukan orang yang sering ku sebut-sebut dalam kisah yang ku rajut.
Kamu sungguh orang yang tak pernah ku duga dan tak pernah ku pikirkan sebelumnya. sama sekali !

Kami berjumpa hanya 3 kali, ke 2 kali-nya pun tanpa kami sengaja, berpapasan di basement tanpa ada getar apa-apa. Pun tanpa ada kontak intens setiap harinya setelah jumpa pertama di cafe dejavu yang sekarang sudah berpindah. Kalian ingin tahu ? itu mungkin berada di tahun 2011 lalu. Kali ke 3 kita berjumpa hanya karena obrolan lewat direct message instagram ingin membunuh sisa waktu libur hari raya 2019. Semesta sungguh sedang tak bisa kami terka apa rencananya !

Kamu hanya orang yang benar-benar tak ku duga untuk bisa membuatku... lagi jatuh cinta, Mas !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Garis-Garis Milik Sang Busur

Garis-garis yang terbuat begitu persis semua lekukannya. Tepat ! Itu memang garis-garis milik sang busur. Tapi entah kenapa garisku di dalam sini semakin membujur kaku. Padahal tak biasanya garisku begitu.  Apa aku menyesal mengikuti garis yang se-demikian ? Tidak juga. Emm.. atau bisa saja. Semua tergantung harus memilih garis milik siapa. Jangan... jangan siapa, tapi mari kita buat semua tergantung harus memilih garis yang bagaimana saja.