Langsung ke konten utama

Hari Ini Aku Benar-Benar Kau Buat Sedih !

pernah tidak kau tau rasanya saat aliran darah naik hingga keubun-ubun kepala ?
pernah tidak kau tau rasanya adrenalin tersebar ke urat-urat darah ?
tidak, aku tidak menyalahkanmu.

pernah tidak kau tau rasanya sakit tak terhingga, hingga tanpa sadar ada buliran kecil disudut mata, kemudian turun tak mampu ditahan lagi - ketika mendengar kalimat dari-'mu' itu ?
pernah tidak kau tau rasanya nafas memburu semakin cepat, seiring perasaan yang berantakan sekarang ?
tidak, aku tidak marah padamu.

pernah tidak kau tau rasanya jari-jari tremor, tak mampu bergerak untuk membentuk kalimat-kalimat indah lagi untuk-'mu' ?
tidak, aku tidak menyesal pernah menulis namamu sampai - kali terakhir.

entah kenapa, untuk alasan yang tak mampu kau jelaskan. hari ini aku benar-benar kau buat sedih !


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Garis-Garis Milik Sang Busur

Garis-garis yang terbuat begitu persis semua lekukannya. Tepat ! Itu memang garis-garis milik sang busur. Tapi entah kenapa garisku di dalam sini semakin membujur kaku. Padahal tak biasanya garisku begitu.  Apa aku menyesal mengikuti garis yang se-demikian ? Tidak juga. Emm.. atau bisa saja. Semua tergantung harus memilih garis milik siapa. Jangan... jangan siapa, tapi mari kita buat semua tergantung harus memilih garis yang bagaimana saja.