Langsung ke konten utama

Mencintaimu Dalam Diam, An.

dalam diam, An. aku tertegun. pintu lift membuka dengan sentakan mendadak. seolah menghembuskan angin yang begitu sejuk menggerayangi tubuh hingga mengakar buat hatiku beku. kebekuan dengan jerit yang memekik-mekik. perasaanku merintih ingin milikimu seperti gila. ingin ku mulai menyapa tapi bibirku menganga kosong - ompong. nyeri menghadang - siang yang menghadang rahasia alam.

dalam diam, An. cerita ini tak selesai seperti tak pernah selesainya penghidupan. aku sendiri tak dapat menerka apa yang terjadi selanjutnya denganmu, denganku. penuh rahasia dibalik wajah-wajah kita yang seringkali 'menyempatkan' untuk menatap.

dalam diam, An. cintaku padamu berkisah tanpa kata. cermin yang selalu bisu setiap wajahku bertanya - bersenyum, membayangkan sesuatu yang hanya bisa ku raba. kamu bagaikan pintu tertutup dimana-mana.

mencintaimu dalam diam, An. aku cukup bahagia...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Menjadi Lumpuh...

Dulu tegap berdiri, apa-apa bisa sendiri ! Sekarang.. bahkan hanya untuk berdiri tanpa bergerak saja dia tak mampu lagi. Sungguh aku mengasihaninya... Kakinya patah sebab dia menginjak pijakan yang salah ! Pijakan yang lama-lama membuat kakinya alih-alih semakin kokoh sempurna malah menjadi sama sekali tidak berguna. Sungguh lagi-lagi aku jadi mengasihaninya... Kau jangan sekali-sekali ingin menjadi seperti dia jika kelak kau tidak ingin kehilangan kekuatan kakimu dan menjadi lumpuh juga !