Langsung ke konten utama

Bersahabat Dengan Deadline

Image

 

Tugas kuliah yang menumpuk, Pekerjaan yang harus cepet diselesaikan, sama-sama menargetkan untuk kita bekerja dengan cepat, terkadang susah untuk membagi waktunya.

  • Buat daftar / list deadline, baik itu tugas kuliah maupun pekerjaan. lakukan setiap hari, setiap kali mendapatkan tugas-tugas baru ! segera tuliskan atau bikin tabel, usahakan gunakan blocknote full colour, biar menambah semangat. hehe
  • Tentukan skala prioritas, mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
  • Fokus pada satu tugas/pekerjaan, selesaikan sampai tuntas baru beralih ketugas selanjutnya
  • Usahakan, menentukan deadline pribadi H-1 sebelum pengumpulan tugas/pekerjaan, sedikitnya ini akan memicu untuk menyelesaikan dalam jangka waktu yang tepat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Aku Menyayangkan, Sayangnya...

sayangnya, aku bukan tipikal wanita yang berjuang lebih keras dari umumnya hanya untuk laki-laki sepertimu. sayangnya, aku lebih memilih tidak lagi peduli daripada harus memaafkanmu berulang untuk kesalahan yang selalu sama.  sayangnya, aku lebih membutuhkan laki-laki yang penuh pengertian lebih ketimbang laki-laki yang penuh tuntutan. sayangnya, aku lebih menghargai laki-laki yang mau diajak susah ketimbang laki-laki yang maunya enak saja. sayangnya, aku bukan wanita yang membiarkan laki-lakiku mengencani wanita lain. sayangnya, aku wanita yang tidak bisa tinggal diam ketika aku dikecewakan, bahkan aku bisa membalasnya jauh lebih menyakitkan. sayangnya, aku wanita yang lebih memilih untuk mengakhiri daripada menjalani hanya dengan kesakitan. sayangnya, aku wanita yang susah memberi kalau kepercayaan sudah disia-siakan. sayangnya, aku lebih mendengarkan kata hatiku untuk meninggalkan, daripada kata-kata tanpa usahamu agar aku tetap tinggal. sayangnya, aku adalah aku, aku bukan aku yang...