Langsung ke konten utama

Bulan, berdarah.

sekarang bulan yang berdarah benar-benar sedang berada dilangit. kamu tahu, akan lebih indah disini ketika malam hari ini kamu duduk bersamaku...

melihatmu dari sini saja benar-benar membuatku merasa bahwa keajaiban rasa yang diciptakan Tuhan itu ada. jadi, kamu sedang berada dimana malam hari ini ? kamu juga bisa melihatku disini, bukan ? bicaralah. aku benci saat terakhir melihatmu tidur pulas dan tidak lagi menjawab pertanyaan apapun yang keluar dari mulutku, jangan kamu ulangi lagi. 

....
kamu sudah berkali-kali berjuang untuk hal-hal seberat itu, dan aku tidak pernah tahu sudah berapa lama kamu bertahan sebelumnya. kamu menutupinya begitu hebat. 

rasa sakit yang luar biasa kembali lagi memukul-mukul dadaku malam ini. menyayangimu dalam jumlah yang aku sendiri tidak pernah melakukannya untuk orang lain, itu aneh. 

"bulan, kamu sudah selesai denganku. aku ikhlas kalau kamu harus pergi. kamu sudah terlalu lama berjuang."

....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Garis-Garis Milik Sang Busur

Garis-garis yang terbuat begitu persis semua lekukannya. Tepat ! Itu memang garis-garis milik sang busur. Tapi entah kenapa garisku di dalam sini semakin membujur kaku. Padahal tak biasanya garisku begitu.  Apa aku menyesal mengikuti garis yang se-demikian ? Tidak juga. Emm.. atau bisa saja. Semua tergantung harus memilih garis milik siapa. Jangan... jangan siapa, tapi mari kita buat semua tergantung harus memilih garis yang bagaimana saja.