Langsung ke konten utama

Happy 19 March.



ah tuan, aku selalu suka caramu membuat jeda diantara kita.
tapi aku tak habis pikir, bagaimana mungkin seseorang sepertimu meninggalkan rasa cinta dihati yang menetap selamanya - dengan cara seperti ini ?

ah tuan, aku selalu suka caramu membuat jeda diantara kita.
sekiranya dia : cinta memang buta, dan aku : sudah gila.
tapi rindu setia menuntun kita.

ah tuan, aku selalu suka caramu membuat jeda diantara kita.
pergiku tak pernah tergesa-gesa, terhitung hingga hari ini, 19 Maret, 5tahun usia cinta.
aku tetap melangkah pelan-pelan, berharap kau bisa berubah pikiran.

ah tuan, aku selalu suka caramu membuat jeda diantara kita.
rupa-rupanya cinta ini sudah mengakar.
tak sudikah kau membuat buanganya kembali merekah ?




Happy 19 March.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Garis-Garis Milik Sang Busur

Garis-garis yang terbuat begitu persis semua lekukannya. Tepat ! Itu memang garis-garis milik sang busur. Tapi entah kenapa garisku di dalam sini semakin membujur kaku. Padahal tak biasanya garisku begitu.  Apa aku menyesal mengikuti garis yang se-demikian ? Tidak juga. Emm.. atau bisa saja. Semua tergantung harus memilih garis milik siapa. Jangan... jangan siapa, tapi mari kita buat semua tergantung harus memilih garis yang bagaimana saja.