Langsung ke konten utama

Kamu dengan Cita-Citamu, dengan Sekian Konsepmu. Kamu Semoga Senang.


kamu tahu bagaimana sedihku saat mengingatmu bekerja keras demiku ? bagaimana kesepianku datang, kau sibuk dengan pekerjaanmu hingga lalai akan aku. semangatmu... kamu dengan cita-citamu. kamu dengan sekian konsep masadepanmu. aku sangat bangga padamu.

menjadi dokter memang butuh kesabaran juga ketelatenan, aku tahu waktumu akan tersita untuk itu. pekerjaan yang mulia bukan, jika kamu berhasil menyembuhkan banyak pasien, membantu beban orang lain.

kamu semoga senang. doaku selalu menyertaimu...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Garis-Garis Milik Sang Busur

Garis-garis yang terbuat begitu persis semua lekukannya. Tepat ! Itu memang garis-garis milik sang busur. Tapi entah kenapa garisku di dalam sini semakin membujur kaku. Padahal tak biasanya garisku begitu.  Apa aku menyesal mengikuti garis yang se-demikian ? Tidak juga. Emm.. atau bisa saja. Semua tergantung harus memilih garis milik siapa. Jangan... jangan siapa, tapi mari kita buat semua tergantung harus memilih garis yang bagaimana saja.