Langsung ke konten utama

Juli Agustus

kau harus siap, Juli. kau akan habis. aku, sementara menggantungkan setiap kisahku padamu, yang tak banyak orang tahu.

ku ambil beserta 'kisah' yang nampaknya akan-pun harus berakhir untuk menyapa Agustus.
untuk ini, aku tidak suka, sebegitu singkat kau Juli. untuk itu, aku juga tak suka, sebegitu lama kau Juli. aku sedih, tapi kangen. (aku sedih Juli ini berakhir, tapi aku kangen menyapa Agustus).

kau hebat, Juli. kau jauh lebih hebat dariku. singkat kau menyapa lalu pergi, tapi kau mampu mengisi penuh kotak inspirasiku tiada henti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar-Kabar Lagi Nanti !

Apa kabar berkali-kali kau bilang "goblok" separuh bagianku ini ? Tapi aku ganti baru sekali saja, kau bilang sakitnya setengah mati ! 🤣 Lalu pernah tidak kau tanyakan bagaimana kabar ku begini ? Biar tidak hanya melalu kamu yang tidak boleh tersakiti. Oke, aku nanti kabar-kabar berikutnya.. Pokoknya kamu harus bahagia ! Kamu harus menang seenaknya. Ya !

Penuh Sesak.

Hatiku penuh sekali hari ini ! Penuh sesak. Lelah. Teramat. Sepertinya memang sudah banyak sekali yang dipendam hatiku ini. Selalu saja dibiarkan. Menumpuk kemudian. Aku takut tiba-tiba saja hati itu meledak. Meledak karena penuh sesak.

Menjadi Lumpuh...

Dulu tegap berdiri, apa-apa bisa sendiri ! Sekarang.. bahkan hanya untuk berdiri tanpa bergerak saja dia tak mampu lagi. Sungguh aku mengasihaninya... Kakinya patah sebab dia menginjak pijakan yang salah ! Pijakan yang lama-lama membuat kakinya alih-alih semakin kokoh sempurna malah menjadi sama sekali tidak berguna. Sungguh lagi-lagi aku jadi mengasihaninya... Kau jangan sekali-sekali ingin menjadi seperti dia jika kelak kau tidak ingin kehilangan kekuatan kakimu dan menjadi lumpuh juga !